Aspek Finansial Production Sharing Contract

118131_8638b4ee35ef4139854b

Aspek Finansial

Pengertian aspek keuangan (financial) adalah ketentuan-ketentuan yang mempengaruhi tingkat nilai keekonomian suatu lahan eksplorasi. Dalam Kontrak Production Sharing ketentuan ini diatur dalam pasal hak dan kewajiban mengenai kewajiban penyerahan kewajiban pasar domestik (domestic market obligation), pengembalian biaya operasi (operating cost), penilaian minyak mentah (valuation of crude oil) dan pembayaran bonus.

Kewajiban penyerahan kewajiban pasar domestik akan mempengaruhi penerimaan kontraktor dan menambah penerimaan Pemerintah, kecuali adanya pemberian insentif atau pembebasan.

Pengembalkian biaya dan penetapan nilai minyak mentah akan menentukan tingkat pengembalian investasi dan jumlah minyak mentah yang diterima kontraktor.

Pasal dan Hak Masing – Masing Pihak

LOGO-SKKMIGAS-Chevron-verti

Bagi kontraktor yang telah mencapai tahap produksi mempunyai kewajiban dari sebagian bagian minyak mentahnya untuk memenuhi penyediaan kebutuhan minyak pasaran dalam negeri. Penyerahan minyak mentah ini maksimum sama dengan bagian kontraktor setelah digunakan untuk pengembalian biaya operasi.

“after commercial production commences, fullfil its obligation towards the supply of the domestic market in Indonesia”

“Contractor agrees to sell and deliver to PERTAMINA a portion of the share of the Crude Oil”

Bagi kontraktor yang berlaku paket insentif, maka apabila biaya operasi melebihi nilai produksi setelah dikurangi dengan first tranche petroleum dan investment credit dibebaskan dari kewajiban penyerahan untuk pasaran dalam negeri.

Dalam kewajiban penyerahan ini harganya ditetapkan untuk produksi minyak lapangan baru selama lima puluh tahun pertama adalah sama dengan harga untuk penetapan biaya operasi dan selanjutnya adalah $0.20 atau 10% dari harga minyak mentah per barrel. Penyerahan atas minyak mentah ini pada titik lepas ekspor, sehingga kontraktor tidak berkewajiban untuk menyiapkan pengangkutan.

“the price for period of 5 consecutive years starting of the first delivery shall be equal to the price determined in accordance with for the recovery of operating costs”

“contractor shall not be obligated to pay income tax…, assume and discharge other Indonesian taxes including value added tax, transfer tax, import and export duties….. including any of tax or levy on or in connection with operations.”

Pasal Pengembalian Biaya Operasi dan Penanganan Produksi

  • Pemasaran Minyak Mentah

Berdasarkan pertimbangan masuknya modal asing juga memperhatikan masalah pemasaran, maka untuk tidak menyulitkan kelangsungan produksi, dalam Kontrak Production Sharing diberi kuasa pemasaran atas seluruh produksinya.

Latar belakang pemberian kuasa ini, merupakan usaha negara produsen untuk dapat menembus pasaran minyak dunia yang masih dikuasai oleh suatu kartel dari perusahaan minyak internasional. Karena negara produsen sulit menembus jaringan pasaran dan umumnya sebagian besar kontraktor adalah afiliasi dari perusahaan multinasional, maka disusun pasal secara prinsip bahwa kontraktor diberi kuasa pemasaran.

Dengan pemberian kuasa ini, kontraktor diwajibkan untuk berusaha sebaik-baiknya untuk menjual minyak mentah.

“CONTRACTOR is authorized by PERTAMINA and obligated to market all Crude Oil produced and saved from the Contract Area….”

Dalam pasal pemberian kuasa pemasaran kepada CONTRACTOR hanya terbatas untuk minyak mentah tidak termasuk produksi hidrokarbon lainnya seperti gas. Pengecualian didasarkan atas pemikiran bahwa gas sifatnya belum dapat diangkut (transportable) dan kecenderungannya untuk pemakaian dalam negeri. Peningkatan pemanfaatan gas diharapkan untuk dilakukan dalam negeri. Peningkatan pemanfaatan gas diharapkan untuk dilakukan dalam negeri. Dengan tidak diberikan kuasa pemasaran atas gas alam, maka apabila menemukan cadangan gas yang komersial hak pemasaran masih tetap pada PERTAMINA.

  • Pengembalian Biaya Operasi

Dalam pasal ini untuk perolehan kembali biaya operasi, dinyatakan bahwa kontraktor “akan” tetapi tidak “harus” memperoleh kembali. Dengan konotasi “akan berarti masih ada kemungkinan resiko untuk tidak memperoleh kembali. Ketentuan ini mempertegas bahwa pembiayaan Kontrak Production Sharing bukan merupakan kredit.

“CONTRACTOR” will recover all Operating Costs out of the sales proceeds or other disposition of the required quantity of Crude Oil equal in value to such Operating Costs.”

“CONTRACTOR will use its best reasonable efforts to market to extent market are available.”

Dari perolehan minyak secara inkind untuk pengembalian biaya, kontraktor mempunyai hak mengambil dan bebas untuk mengekspor.

“CONTRACTOR shall be entitled to take and receipt and freely export such Crude Oil.”

Oleh Sutadi Pudjo Kusumo